
Jeneponto, 21 November 2024 – Lingkar Muda Indonesia (LMI) baru saja merilis hasil survei opini publik terkait dinamika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Jeneponto 2024. Survei yang dilakukan pada 10-16 November 2024 ini mencatat pasangan H. Paris Yasir dan Islam Iskandar (PASMI) unggul dengan tingkat elektabilitas sebesar 36,80%.
Menggunakan metode Multistage Random Sampling (MRS), survei melibatkan 440 responden yang tersebar di 11 kecamatan dengan margin of error ±4,8% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur. “Temuan ini memberikan gambaran awal tentang preferensi masyarakat Jeneponto terhadap calon pemimpin mereka,” ujar Kepala Penelitian dan Pengembangan LMI, Hendra Ningrat.

PASMI unggul atas pasangan H. Muhammad Sarif – Moch. Nur Alim Qalby yang berada di peringkat kedua dengan elektabilitas 30,25%. Di tempat ketiga, pasangan Syamsuddin Karlos – Syafruddin Nurdin memperoleh 19,27%, sedangkan pasangan Efendi Al Qadri Mulyadi – H. Andry Suryana Arief Bulu hanya meraih 6,98%. “Hasil ini menunjukkan bahwa pasangan PASMI memiliki daya tarik kuat di kalangan masyarakat Jeneponto,” tambah Hendra.
Hasil survei juga menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian utama warga Jeneponto. Persoalan infrastruktur jalan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengentasan kemiskinan menjadi agenda yang diharapkan dapat dituntaskan oleh pemimpin terpilih. Menurut Hendra, “Masyarakat menginginkan pemimpin yang dapat membawa perubahan konkret dalam menyelesaikan masalah-masalah mendasar ini.”

Keunggulan PASMI dipandang sebagai cerminan dari strategi kampanye yang efektif dan kedekatan emosional dengan masyarakat. Program-program yang ditawarkan pasangan ini dinilai realistis dan relevan dengan kebutuhan warga. Selain itu, faktor personalitas H. Paris Yasir sebagai figur yang dikenal luas di Jeneponto juga memberikan kontribusi besar terhadap elektabilitas mereka.
Meski demikian, Hendra mengingatkan bahwa peta politik masih bisa berubah. “Dengan waktu yang tersisa menuju Pilkada, pasangan lain memiliki peluang untuk meningkatkan elektabilitas mereka, terutama melalui pendekatan yang lebih intensif ke masyarakat dan penajaman program kerja,” jelasnya.
Persaingan yang ketat terlihat terutama antara PASMI dan pasangan H. Muhammad Sarif – Moch. Nur Alim Qalby. Kedua pasangan ini dinilai memiliki basis massa yang kuat, namun strategi komunikasi politik dan penyelesaian isu-isu lokal akan menjadi kunci kemenangan.

Sementara itu, pasangan lain seperti Syamsuddin Karlos dan Efendi Al Qadri Mulyadi masih harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan elektabilitas mereka. “Pemilih di Jeneponto cenderung pragmatis, sehingga keberhasilan program sosialisasi sangat menentukan,” kata Hendra.
Hasil survei LMI juga memberikan gambaran tentang tingkat partisipasi pemilih. Mayoritas responden menyatakan akan menggunakan hak pilih mereka, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memilih pemimpin daerah.
Dengan hasil survei ini, Pilkada Jeneponto 2024 dipastikan akan menjadi ajang kompetisi yang menarik untuk disaksikan. Masyarakat berharap bahwa pasangan terpilih mampu menjawab ekspektasi dan membawa Jeneponto ke arah yang lebih baik. “Kami akan terus memantau perkembangan dinamika politik ini hingga hari pemilihan,” tutup Hendra. (Celoteh-red)


Satu tanggapan untuk “PASMI Unggul di Pilkada Jeneponto 2024, Hasil Survei Lingkar Muda Indonesia”
[…] Baca juga : PASMI Unggul di Pilkada Jeneponto 2024, Hasil Survei Lingkar Muda Indonesia […]
SukaSuka