Menjelang Pemilihan, Janji Internet Gratis Pasangan Pammase Viral di Media Sosial dan Siap Dibahas dalam Live TikTok

WAJO – Semakin dekatnya hari pencoblosan membuat suasana kampanye dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Wajo semakin hangat. Salah satu isu yang menarik perhatian publik adalah janji akses internet gratis yang disampaikan oleh tim kampanye pasangan Pammase.

Janji tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 39 detik yang kini viral di berbagai media sosial, termasuk WhatsApp dan Facebook.Dalam video tersebut, Muh. Sabri, orator dari tim kampanye Pammase, menyampaikan janji memberikan fasilitas internet gratis ke seluruh rumah apabila pasangan Pammase terpilih. “Tidak ada pembayaran, i keep by promise saya akan menunaikan janji saya. Setiap rumah akan dipasangi antena untuk dipakai anak-anak kita, pemuda kita, orang tua kita untuk mengakses dunia internasional, oke… oke, coblos nomor dua,” ujar Muh. Sabri dalam video tersebut.Video itu mendapat berbagai tanggapan dari netizen.

Sebagian menganggap janji tersebut sebagai sesuatu yang positif, namun tidak sedikit juga yang menyebutnya hanya janji manis semata. Di sebuah grup WhatsApp, salah satu pengguna bernama Arif berkomentar, “Hanya sebatas janji manis.” Komentar ini langsung ditanggapi oleh Muh. Sabri yang menegaskan keseriusannya dengan mengatakan, “Saya yang ucapkan itu.

Saya mau sharing pendapat, bisa live undang mereka yang tau teknologi jasa dan jaringan internet, saya yang selalu kampanyekan supaya komitmen.”Menanggapi antusiasme publik, tim dari program “Celoteh Muda” yang dikelola oleh Muh. Nur, akhirnya mengonfirmasi bahwa Muh. Sabri akan tampil dalam dialog live melalui TikTok. Program bertajuk “Mengkaji Program Internet Gratis Pammase” namun agenda ini belum bisa dijadwal mengingat kesibukan berlangsung tim pemenangan mengingat waktu yang semakin mendekati hari H.

Live TikTok ini diharapkan dapat memberi ruang bagi publik untuk mendalami program internet gratis yang dijanjikan oleh pasangan Pammase. Warga pun antusias menantikan klarifikasi dan penjelasan langsung dari Muh. Sabri terkait teknis dan realisasi program tersebut jika pasangan Pammase terpilih.

Setelah dikonfirmasi Muh. Sabri Abdul Fattah Menjelaskan “bahwa sebenarnya dalam video tersebut ada yang terpotong, yang saya janjikan gratis itu adalah wifi publik, baik pemasangan maupun bandwidth, sedangkan yang dari rumah ke rumah itu yang gratis itu adalah antenanya, jadi sudah benar bahasa saya yang mengatakan bahwa internet nanti akan di pake oleh anak-anak kita, sedangkan untuk bandwidth atau datanya tetap di bebankan kepada masyarakat, sesuai kebutuhan nya, jadi mulai harga Rp. 2.000, Rp, 5.000 kalau mereka mau mengakses internet, beliau mengatakan sama halnya dengan PLN ada biasanya itu KWH Gratis dari kementerian, dari aspirasi anggota DPR, KWH nya gratis tetapi daya atau listrik tetap dibayar oleh masyarakat, kecuali nanti jika pemerintah mau subsidi, mau membayar juga itu bandwidth nya, tapi saya kira susah itu kalau pemerintah yang mau bayarkan semuanya, saya berjanji dalam video itu adalah pemasaran dari rumah ke rumah, gratis itu antenanya, kabelnya,

Dengan dialog terbuka ini, masyarakat diharapkan mendapat gambaran jelas tentang visi pasangan Pammase terkait internet gratis, terutama mengenai komitmen mereka untuk mewujudkan akses digital yang terjangkau di Kabupaten Wajo.


Eksplorasi konten lain dari Celoteh Online

Dukung kami dengan Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

celotehmuda