Wakil Ketua DPRD Sulsel Tantang Amran Mahmud untuk Dialog Terbuka Terkait Klaim Pembangunan Pasar Tempe

foto pada saat pembahasan anggaran DPR-RI di hotel firemont
Sengkang – Kontroversi mengenai pembangunan Pasar Tempe di Kabupaten Wajo kembali mencuat setelah Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Supriadi Arif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menantang Bupati Wajo, Amran Mahmud, untuk berdialog terbuka di depan masyarakat. Polemik ini berawal dari sebuah berita di media “Satelit Nusantara” berjudul “Amran Mahmud Tegaskan bahwa Pembangunan Pasar Tempe Wajo Hasil Perjuangan Pribadinya, Bukan Pihak Lain.” Pernyataan tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Supriadi Arif, yang merespons dengan tegas dalam sebuah komentar, di mana status “Abang Elnino” mempertanyakan betulkah pembangunan pasar tempe dan pasar mini bukan bantuan anggota DPRD. Supriadi, dalam pernyataannya, mengatakan, “Tabe, supaya tidak menjadi debat kusir, maka saya minta waktunya Pak Amran Mahmud untuk kita bertemu dan berdialog di depan masyarakat supaya terang benderang.” Nasib pembangunan pasar ini pun semakin menjadi sorotan masyarakat yang berharap transparansi dalam setiap prosesnya. “Nanti saya perlihatkan semua bukti-buktinya berikut bukti orang yang hadir dalam pertemuan dengan pak dirjen, tabe saya tidak ada maksud apa-apa, saya hanya mau tolong hargai sedikit orang-orang yang berjasa pada masa pemerintahan beliau,” ungkap Supriadi dengan penuh harapan agar semua pihak yang terlibat dihargai dan diakui kontribusinya. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk memperlihatkan berbagai dokumen yang menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam perjuangan pembangunan pasar tersebut, demi memberikan kejelasan dan mempertanggungjawabkan setiap langkah yang diambil dalam proyek ini, yang telah menjadi isu hangat di kalangan masyarakat Wajo.

Kontroversi semakin hangat ketika tim “Roemah Juang AIA” turut berkomentar melalui berbagai unggahan di media sosial seperti WhatsApp dan Facebook, bahkan mengunggah video rapat Komisi V DPR RI di mana anggota DPR RI Andi Iwan Aras (AIA) berbicara keras untuk memastikan proyek pembangunan Pasar Tempe bisa berjalan kembali setelah mandek beberapa lama dikarenakan ada proses sengketa didalam pembangunan nya, dan proses pembangunan kembali agar secepatnya terealisasi.

foto bersama dengan pak dirjen
Dialog terbuka ini, jika terlaksana, diharapkan akan memberikan kejelasan kepada masyarakat tentang kontribusi masing-masing pihak dalam pembangunan pasar tersebut. Masyarakat kini menunggu respons Amran Mahmud terkait tantangan dari Supriadi Arif.

